Mengenal Jenis Dan Varietas Tanaman Padi Darat Unggul

Jenis-Jenis Varietas Tanaman Padi - Padi merupakan tanaman utama bagi orang-orang Asia, tak terkecuali orang Indonesia.Hal ini karena orang-orang di Indonesia terbiasa memakan beras sebagai sumber karbohidrat pokok dalam kesehariannya.Namun semakin padatnya pertumbuhan penduduk dan berkurangnya lahan pertanian membuat supplai beras menjadi berkurang dan mengakibatkan kelangkaan yang menyiksa masyarakat.Pada musim kemarau, terutama, menanam padi menjadi sangat sulit, karena lahan yang diperlukan menjadi semakin terbatas, karena itulah muncul jenis padi baru yang dimaksudkan untuk menanggulangi permasalahan tersebut.

Jenis padi tersebut disebut dengan padi darat.Padi darat atau yang biasa disebut dengan padi Gogo merupakan jenis baru yang sudah banyak dikembangkan di pedesaan.Padi darat merupakan jenis padi baru yang ditanam pada media non-sawah atau tanah kering, biasanya padi darat banyak ditanam pada daerah dataran tinggi. Cara menanamnya pun berbeda dengan padi pada umumnya.Padi darat sangat bergantung pada air selama pertumbuhannya, karena itu saat menanam padi darat biasa saluran irigasi sangat diperhatikan, namun pada prosesnya padi darat justru sangat bergantung pada air hujan.Padi darat dapat ditanam baik pada musim hujan maupun musim kering selama pasokan air tetap terjaga.

Baca Juga:

Klasifikasi Dan Morfologi Ubi Jalar ( Ubi Cilembu ) Lengkap


Jenis-jenis padi darat

Ada 7 jenis varietas padi darat, yaitu:
  1. Inpago 4. Varietas padi darat ini merupakan yang pertama ditemukan. Memiliki ciri-ciri seperti nasi bertekstur lebih pulen, memiliki daya tahan terhadap serangan penyakit yang tinggi, sepeti penyakit blas hingga keracunan aluminium. Untuk masa panennya mencapai 124 hari. Rata-rata hasil panen varietas jenis ini adalah 4,1 ton/ha hingga 6,1 ton/ha. Varietas ini cocok ditanam pada lahan kering subur hingga lahan kering yang masam.
  2. Inpago 5. Varietas jenis ini memiliki struktur nasi yang jauh lebih pulen karena mengandung kadar amilosa sebesar 18%, juga memiliki ketahanan yang baik dalam menangkal penyakit tanaman kering, namun tidak begitu baik dalam mentolerir kadar aluminium. Cocok dengan kondisi tanah kering subur dan kering masam. Dapat menghasilkan rata-rata 4,0 ton/ha hingga 6,2 ton/ha.
  3. Inpago 6. Merupakan. Varietas ini dapat menghasilkan 3,9 ton/ha dan memiliki tekstur nasi yang lebih pulen. Masa panennya berkisar selama 113 hari. Sama seperti dua jenis varietas sebelumnya, varietas jenis ini juga kebal terhadap penyakit tanaman kering, tetapi memiliki kadar toleransi keracunan aluminium yang kecil.
  4. Inpago 7. Varietas ini merupakan satu-satunya varietas padi darat jenis beras merah. Menghasilkan rata-rata 4,6 ton/ha dan 7,4 ton/ha apabila ditanam pada lahan yang kering. Mengandung kadar amilosa sebesar 20,3% membuat teksturnya menjadi sangat pulen. Varietas ini dapat dipanen setelah 111 hari. Sama seperti varietas inoago lainnya, varietas ini juga kebal terhadap berbagai penyakit, namun rentan mengalami keracunan aluminium, maka dari itu tidak dianjurkan ditanam pada lahan kering yang mengandung banyak kadar aluminium.
  5. Inpago 8. Varietas ini merupakan hasil persilangan antara varietas padi darat Cirata dengan varietas padi Galur TB177. Hasil panen berkisar antara 5,2 ton/ha hingga 8,1 ton/ha. Dapat dipanen setelah 119 hari. Memiliki tekstur pulen dan rasa yang jauh lebih enak, kebal terhadap berbagai macam jenis penyakit, dapat ditanam pada lahan kering, namun tidak begitu toleran terhadap keracunan aluminium. Cocok ditanam pada lahan kering di dataran rendah hingga dataran menengah., Juga pada lahan kering masam.
  6. Inpago 9. Memiliki rata-rata hasil panen sebesar 5,2 ton/ha. Dapat dipanen setelah berumur 109 hari. Memiliki ciri-ciri gabah berwarna kuning dengan garis coklat, dan berbentuk bulat. Mengandung kadar amilosa sebesar 22%. Selain memiliki ketahanan terhadap penyakit blas yang baik, varietas jenis ini juga kebal terhadap haram wereng coklat dan penyakit hawar daun bakteri patotipe III.
  7. Inpago 10. Merupakan jenis terbaru yang keluar tahun 2014. Rata-rata menghasilkan hasil panen sebanyak 3,9 ton/ha hingga 7,3 ton/ha pada lahan kering. Dapat dipanen setelah berumur 115 hari. Tekstur nasi sedang dan kebal terhadap penyakit blas, namun kurang toleran terhadap keracunan aluminium.

Baca Juga:

Pengertian Tanaman Hibrida Beserta kelebihannya dan Keunggulannya



Keunggulan padi darat

Keunggulan yang didapat dari varietas padi baru ini adalah teksturnya yang jauh lebih baik dan lebih wangi dibandingkan dengan varietas lainnya.Kandungan amilosa yang tinggi juga menyebabkan nasi yang berasal dari padi darat jauh lebih pulen.Kebal terhadap berbagai penyakit tanaman kering seperti penyakit blas yang banyak menyerang padi sawah. Dapat ditanam pada lahan kering.

Penelusuran yang terkait dengan jenis dan Keunggulan Varietas Padi
  • 7 jenis tanaman padi
  • jenis padi lokal
  • jenis varietas padi umur pendek
  • jenis padi ciherang
  • varietas padi unggul tahan wereng
  • varietas padi hibrida
  • jenis jenis padi unggul
  • ciri ciri varietas padi unggul


EmoticonEmoticon