Pengertian dan Konsep Panca Usaha Tani

Pengertian dan Definisi Panca Usaha Tani - Secara umum pengertian panca usaha tani adalah lima usaha petani yang ditujukan untuk mendapatkan hasil yang berkualitas dan mampu menghasilkan pertanian yang optimal. Lebih khusus pengertian Panca usaha tani adalah suatu upaya dalam meningkatkan sebuah produktivitas lahan yang meliputi pemilihan bibit unggul, pengolahan tanah yang baik, pemupukan yang tepat, pengendalian hama dan penyakit, kemudian pengairan atau irigasi yang baik. Sedangkan pengertian sapta usaha tani yaitu langkah tambahan setelah dilakukan panca usaha tani seperti pasca panen dan pemasaran hasil panen.
Pada program panca usaha tani memiliki tujuan untuk mendukung program intensifikasi pertanian. Program ini banyak dilaksanakan di area pulau Jawa dan Bali dikarenakan penguasaan lahan yang terbatas. Program intensifikasi ini pada mulanya didukung dengan program yang disebut panca usaha tani dan dilengkapi dengan sapta usaha tani, ekstensifikasi, diversifikasi pertanian, mekanisasi pertanian, rehabilitasi pertanian dan revolusi hijau.

Harapannya dengan penerapan panca usaha tani ataupun sapta usaha tani mampu merubah sistem pertanian tradisional menjadi sistem pertanian modern yang lebih maju. Sehingga dengan diberlakukannya panca usaha tani dan sapta usaha tani mampu meningkatkan produktivitas pertanian yang berlipat ganda.
 Di Indonesia Program atau konsep pasca tani terdiri atas 5 usaha, yang mana dengan program ini para petani di harapkan mampu menghasilkan produktivitas yang berkualitas dengan jumlah yang maksimal. 

Baca Juga:

Faktor-faktor yang mempengaruhi Vertikultur; Teknik Bertanam di Lahan Sempit


Konsep pasca Usaha tani

Pemilihan bibit Varietas unggul

Demi menghasilkan hasil pertanian yang unggul atau berkualitas maka di butuhkan bibit yang memiliki varietas unggul pula.Sangat kecil kemungkinan akan menghasilkan hasil maksimal sedangkan bibit yang digunakan berkualitas biasa atau apa adanya.Guna ,menghindari hal tersebut, maka petani di tuntut lebih teliti dalam pemilihan dan penggunaan bibit pertanian.Hal lain yang harus diperhatikan juga adalah musim tanam. Berikut ini adalah musim tanam yang ada di Indonesia :
  • Periode pertama atau musim tanam
Periode ini dilakukan pada bulan November hingga Desember yang mana pada musim ini banyak varietas tanaman yang dapat tumbuh dengan baik dan mampu menghasilkan produktivitas tinggi.Maka anda dapat memilih jenis varietas apapun, tapi perlu diketahui juga bahwa pada bulan November – Desember intensitas hujan sangat tinggi, sehingga alangkah baiknya jika anda memilih tanaman dengan varietas yang memiliki batang kokoh.
  • Periode kedua atau musim kemarau 1
Musim tanam pada periode ini dapat dilakukan pada bulan Maret – April.Sebaiknya pada periode ini pilihlah tanaman yang memiliki daya tahan tubuh yang baik terhadap serangan penyakit ataupun hama, karena pada bulan ini sering kali ada banyak serangan penyakit dan hama.Meskipun hasil produktivitasnya tidak terlalu banyak, tapi setidaknya anda dapat mengurangi kerugian akibat serangan penyakit dan hama.Salah satu tanaman yang mudah terserang oleh penyakit dan hama adalah padi.
  • Periode ketiga atau Musim kemarau 2
Periode ketiga ini terjadi pada bulan Juli – Agustus yang mana bisa dikatakan sebagai bulan kejayaan para petani karena pada bulan ini berbagai jenis varietas jika di tanam akan menghasilkan hasil produktivitas dengan hasil yang maksimal.

Teknik pengolahan lahan

Cara pengolah lahan adalah dengan cara membajak lahan tersebut sedalam 30 cm secara merata.
Cara ini di anggap cara maksimal dalam pengolahan lahan.
Setelah pembajakan selesai anda bisa menanami lahan tersebut dengan tanaman, namun sebelumnya pastikan permukaan lahan sudah tidak ada yang tergenang oleh air atau tanah sudah benar – benar menjadi lumpur.

Sistem irigasi

Membuat sistem irigasi sangat diperlukan dalam pertanian.Misalnya saja tanaman padi yang ditanam, walaupun padi bukan jenis tanaman air tapi dia sangat membutuhkan air cukup banyak.Sehingga ketika membuat sistem irigasi dengan baik dapat membantu mengurangi volume air ketika musim hujan tiba atau memberikan ketersediaan ketika musim kemarau tiba.

Pemupukan

Pupuk juga diperlukan oleh tanaman guna menjadikan tanaman menghasilkan hasil lebih maksimal.Namun, pastikan bahwa anda memberikan pupuk dengan komposisi yang pas dan pada waktu yang tepat.Jangan sampai berlebihan ya, karena jika terlalu banyak pupuk akan merusak komposisi tanah apalagi pupuk yang digunakan adalah pupuk kimia.Sebaiknya anda menggunakan pupuk alami juga selain pupuk kimia yang berasal dari pabrik. 

Baca Juga:

Pengertian, Tujuan dan Manfaat Mulsa Organik Bagi Tanaman dan Tanah


Pengendalian hama dan penyakit

Proses pengendalian hama serta penyakit sebaiknya dilakukan sejak dini, yaitu ketika proses penyemaian.
Anda bisa memberikan pestisida kimia, namun pastikan bahwa komposisi dan takaran sudah sesuai atau tidak berlebihan.Pastikan juga bahwa lingkungan lahan pertanian kebersihannya terjaga, karena bisa saja karena lingkungan dalam kondisi kotor memicu terjadi penyebaran hama ataupun penyakit.

Penelusuran yang terkait dengan Beberapa Konsep Panca Usaha Tani
  • pengertian sapta usaha tani
  • sebutkan isi panca usaha tani
  • panca usaha tani pdf
  • panca usaha tani bahasa jawa
  • panca usaha tani terdiri atas
  • panca usaha tani revolusi hijau
  • pengertian sapta usaha tani pdf
  • kapan dan siapa pencetus panca usaha tani


EmoticonEmoticon