Definisi, Pengertian dan Manfaat Pupuk Kompos

Pengertian Kompos dan Proses Pengomposan - Dalam dunia pertanian, setidaknya ada dua jenis pupuk yang biasanya digunakan petani untuk tanaman mereka yaitu pupuk organic dan pupuk anorganik.Pupuk anorganik adalah pupuk yang digunakan untuk membuat tanaman menjadi subur, yang terbuat dari bahan kimia.Pupuk organic adalah pupuk yang digunakan untuk membuat tanaman menjadi subur yang terbuat dari bahan-bahan organic salah satu contohnya adalah kompos.Kompos adalah hasil dari proses penguraian secara tidak lengkap atau parsial dari campuran bahan-bahan organic misalnya adalah sampah-sampah rumah tangga.Contoh lain dari kompos adalah kompos yang terbuat dari dedaunan atau limbah pertanian, limbah sawit, limbah kertas atau kotoran sapi dan kambing dan lain sebagainya.

Proses pembuatan kompos seperti layaknya proses pembentukan humus di alam namun dengan cara melakukan rekayasa kondisi lingkungan.Kompos dapat selalu tersedia kapan saja tanpa menunggu waktu bertahun-bertahun lamanya. Berbeda dengan terbentuknya humus secara alami, pembentukan kompos lebih cepat.Cara pembuatan kompos ada dua macam yaitu secara aerob dan secara anaerob.Pembuatan kompos dengan aerob yaitu dengan menggunakan udara sedangkan pembuatan kompos dengan anaerob adalah tidak menggunakan udara.Kedua metode pembuatan kompos ini menghasilkan kompos dengan kualitas yang sama, hanya berbeda tekniknya saja. 

Baca Juga:

Klasifikasi Tanaman Hias Bunga Lily Beserta Penjelasannya



Ada tiga jenis kompos yaitu sebagai berikut ini :
  1. Kompos cacing
Kompos cacing adalah kompos yang terbuat dari berbagai bahan organic yang kemudian dicerna oleh cacing. Kotoran cacing tersebutlah yang disebut dengan kompos cacing
  1. Kompos bagasse
Kompos bagasse adalah kompos yang berasal dari ampas tebu, biasanya berasal dari pabrik gula.
  1. Kompos bogasi
Kompos bagasi adalah kompos yang dibuat dengan menggunakan starter aerobic dan bisa juga menggunakan starter anaerobic, biasanya berupa molasses, air dan sekam padi.
Ada beberapa manfaat dari kompos yakni sebagai berikut ini :

Manfaat bagi perekonomian

  1. Kompos dapat menghemat biaya untuk transportasi dan penimbunan limbah
  2. Volume limbah dapat berkurang karena pengolahan kompos yang memanfaatkan limbah sebagai bahan utama.
  3. Kompos lebih memiliki nilai jual yang tinggi ketimbang sampah yang belum diolah menjadi kompos.

Manfaat bagi lingkungan

Sampah merupakan masalah terbesar yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, oleh karena itu dengan adanya kompos yang memanfaatkan sampah organic sebagai bahan utama pembuatannya, maka secara otomatis sampah akan berkurang.Sampah yang berkurang akan mengurangi permasalahan lingkungan akibat sampah.Bagi sebagian orang, mereka memusnahkan sampah dengan cara dibakar dimana hal tersebut dapat menimbulkan polusi, namun dengan adanya metode pembuatan kompos yang ramah lingkungan, maka akan mengurangi polusi akibat pembakaran sampah.

Baca Juga:

Cara Menanam dan Merawat Pohon Cemara Udang


Manfaat bagi tumbuhan

Selain bermanfaat bagi lingkungan dan perekonomian, kompos juga bermanfaat bagi tumbuhan. Kompos dapat menyuburkan tanah pertanian sehingga dapat meningkatkan hasil dan kualitas pertanian juga.Selain itu ada beberapa manfaat lain dari kompos terhadap tumbuhan yaitu sebagai berikut ini:
  • kompos dapat menekan pertumbuhan hama pertanian yang dapat merusak tanaman
  • kompos juga dapat meningkatkan kapasitas penyerapan air oleh tanah.
  • kompos dapat meningkatkan ketersediaan unsur hara di dalam tanah. Unsur hara sangat penting untuk kesuburan tanah pertanian
  • dengan pemberian kompos pada tanah pertanian maka aktivitas mikroba dalam tanah akan meningkat
  • dan lain sebagainya

Penelusuran yang terkait dengan Pengertian dan definisi kompos
  • manfaat kompos bagi tanah
  • jenis jenis kompos
  • sebutkan manfaat kompos bagi kesuburan tanah
  • tujuan kompos
  • fungsi kompos
  • manfaat kompos bagi tanaman
  • pengertian kompos menurut para ahli
  • bahan dan alat pembuatan kompos


EmoticonEmoticon