Pengertian Tanaman Hibrida Beserta kelebihannya dan Keunggulannya

Benih Hibrida Kelebihan dan kekurangan - Tanaman hibrida merupakan sebuah tanaman yang dapat mudah sekali beradaptasi terhadao lingkungan maupun terhadap iklim. Tanaman hibrida ini juga akan tahan terhadap berbagai jenis hama dan tanaman yang menggangu.Untuk keunggulan sendiri pada tanaman hibrida ini ialah hasil yang didapatkan pun akan lebih tinggi dari jenis lainnya. Hal ini dikarenakan tanaman hibrida ialah termasuk jenis tanaman yang telah dikembangkan melalui beberapa teknik.

Pengertian Hibrida

Tanaman hibrida ialah termasuk jenis generasi pertama tanaman yang diperoleh dari hasil persilangan tanaman yang berbeda jenis. Tanaman hibrida kemudian dikembangkan lagi sampai tercipta verietas hibrida yang biasa digunakan sebagai benih tanaman.
Dalam hal ini sesuai dengan penjelasan diatas, maka tanaman hibrida merupaka hasil dari persilangan indukan dalam satu marga untuk memunculkan sifat-sifat unggulan. Sifat-sifat unggulan yang dimaksud seperti ketahanan terhadap suatu jenis penyakit tertentu, hasil produksi yang melimpah, tanaman yang kuat dan lain sebagainya.Selain itu, tujuan pembentukan tanaman hibrida ialah untuk menghasilkan populasi yang superior, juga perbaikan terhadap kualitas populasi suatau tanaman.

Baca Juga:

Pengertian Vertikultur dan Manfaat Vertikultur Terlengkap



Hibrida merupakan produk persilangan dari 2 induk padi yang berbeda secara genetik.Jika induk – induk diseleksi secara tepat maka hibrida turunannya akan mempunyai vigor dan daya hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan kedua tetua tersebut.

Keunggulan dari benih hibrida ialah:
  1. Hasil lebih tinggi dibandingkan dengan hasil benih unggul biasa
  2. Vigor lebih baik jadi lebih kompetitif terhadap gulma
Kekurangan dari benih hibrida ialah:
  • Harga benih mahal
  • Petani harus membeli benih baru untuk setiap tanam karena benih hasil panen
sebelumnya tidak bisa dipakai untuk ditanam berikutnya.Memproduksi hibrida, diperlukan adanya:
  1. Sistem produksi dan distribusi benih nasional
  2. Program jaminan mutu nasional
  3. Kemampuan nasional untuk mengawasi produksi galur dan benih
Memproduksi benih hibrida, diperlukan adanya:
  1. Galur mandul jantan (GMJ) yakni varietas padi tanpa serbuk sari yang hidup dan berfungsi sebagai induk betina yang menerima serbuk sari dari induk jantan supaya menghasilkan benih hibrida.
  2. Galur Pelestari (Galur B) yakni varietas yang berfungsi memperbanyak keberadaan GMJ.
  3. Induk jantan (Restorer) yakni varietas padi yang berfungsi bereproduksi normal dan dianggap sebagai jantan untuk menyediakan serbuk sari untuk induk betina di lahan produksi benih yang sama.
  4. Benih padi hibrida bisa dihasilkan dengan cara menyilangkan GMJ dengan Restorer yang terpilih secara alami di lapang.

 Baca Juga:

Faktor-faktor yang mempengaruhi Vertikultur; Teknik Bertanam di Lahan Sempit



Pertimbangan utama untuk mengelola benih hibrida meliputi:
  • SINKRONISASI SAAT BERBUNGA
Kedua induk harus berbunga disaat yang sama. Maka dari itu, tanggal – tanggal penanaman dari kedua induk seringkali harus bervariasi.
  • PENYERBUKAN TAMBAHAN
Tali atau kayu seringkali dipakai untuk meningkatkan penyebaran serbuk sari dari galur induk jantan ke induk betina.
  • APLIKASI GIBERELLIC ACID (GA)
GA meningkatkan munculnya malai betina dari pelepah daun yang meningkatkan kemampuan induk betina untuk menerima serbuk sari dari induk jantan.
  • Rouging (seleksi)
Tujuannya adalah memperoleh hasil benih yang murni. Rouging dilakukan dari fase vegetatif sampai menjelang panen.Periode paling kritis ialah antara mulai keluar bunga sampai dengan fase induk jantan tidak menghasilkan serbuk sari lagi.

Penelusuran yang terkait dengan Kelebihan dan Keunggulan Tanaman Hibrida
  • kelemahan varietas hibrida
  • contoh tanaman hibrida
  • pengertian hibrida dan contohnya
  • cara membuat tanaman hibrida
  • contoh hibrida
  • contoh tumbuhan hasil hibrida
  • contoh varietas hibrida
  • perbedaan hibrida dan inbrida


EmoticonEmoticon