Mengenal DNA Rekombinan Beserta Penjelasannya

Pengertian dan Definisi DNA Rekombinan – DNA rekombinan atau recombinant DNA/rDNA merupakan suatu bentuk DNA buatan yang cara pembuatannya dengan menggabungkan atau merekombinasi dua/lebih untaian benang DNA yang dalam keadaan normalnya tidak berpasangan atau terjadi bersama.Modifikasi genetik dilakukan dengan cara memasukkan DNA yang relevan ke dalam DNA organisme yang hidup sebagai contoh pada plasmid bakteri untuk menyandikan suatu sifat khusus tertentu seperti antibiotik dan sifat lainnya.Hal ini sangat berbeda dengan konsep DNA rekombinan, dimana di dalam sel kombinasi DNAnya tidak terjadi secara alami melainkan hanya direkayasa.Biasanya proses rekombinasi DNA yang paling umum dilakukan yaitu dengan menggabungkan untaian DNA dari dua jenis organisme yang berbeda.Bergabungnya 2 DNA dari organisme yang berbeda misalnya pada suatu plasmid bakteri dibantu oleh enzim ligase.

Teknologi DNA rekombinan melalui teknik pemotongan DNA adalah salah saktu bukti pendukung yang menggambarkan bahwa DNA merupakan suatu unit pewarisan.Pada tahun 1972 dengan menggunakan ecoRI, DNA rekombinan pertama kali dihasilkan oleh Paul Berg. Sedangkan pada tahun 1973 telah dilakukan rekayasa pada bakteri E. coli dengan plasmid rekombinan oleh Boyer, Cohen dan Chang.Dengan ditemukannya teknologi DNA rekombinan maka membuat kegiatan analisis dan rekayasa genetik menjadi semakin berkembang khususnya dalam bidang seperti kedokteran, pertanian, dan industri yang merupakan bidang – bidang yang telah lama mempraktekkan pemodelan dan juga analisis genetik.Transfer gen yang dilakukan antar organisme saat ini dapat telah dilakukan bahkan antara organisme-organisme dulunya yang secara biologi tidak bisa bergabung. 

Baca Juga:

Ciri Ciri Tumbuhan Teratai, Venus Dan Xerofit Aertikel Lengkap


Proses menyambungkan DNA yang disebut rekombinasi DNA yang memiliki tujuan untuk menyambungkan gen yang ada di dalam DNA maka istilah ini sering disebut juga rekombinasi gen.
Rekombinasi DNA terbagi menjadi 2, yaitu :
  1. Rekombinasi Alami : pindah silang, transduksi, transformasi
  2. Rekombinasi Buatan : penyambungan DNA secara in vitro
Rekombinasi DNA dapat dilakukan, jika :
  1. Struktur DNA semua spesies sejenis atau sama
  2. DNAnya dapat disambung – sambungkan
  3. Ditemukannya enzim pemotong dan penyambung
  4. Gen akan dapat terekspresi di sel apa pun
Dalam dunia atau kesehatan, insulin merupakan salah satu produk komersial pertama kali yang dihasilkan dengan menggunakan teknologi DNA rekombinan.Sebelum peraturan dan kebijakan pemerintah mengenai pemanfaatan secara luas dan komersial tentang DNA rekombinan ini dibuat, maka penelitian dan juga proyek insulin ini dimulai dilakukan.Penelitian mengenai dasar teknologi DNA rekombinan terus dilakukan guna untuk mencari efisiensi dan juga manfaat bagi manusia.Selain itu pemanfaatan secara komersial dari produk – produk yang dihasilkan teknologi DNA rekombinan ini dikendalikan oleh perilaku pasar dan modal – modal investasi yang diberikan.Dalam rekombinasi DNA dilakukan pemotongan dan penyambungan DNA. Proses pemotongan dan penyambungan itu menggunakan enzim pemotong dan penyambung.
Hasil dari sambungan DNA ini dikenal sebagai DNA rekombinan. Enzim pemotong disebut enzim restriksi endonuklease.

Secara alami, enzim mi dikeluarkan oleh bakteri untuk memutuskan DNA virus yang tersambung pada DNA bakteri, tanpa merusak DNA bakteri.

Faktor-Faktor DNA Rekombinan

1). Enzim (pemotong dan penyambung)
Enzim Pemotong
  • Enzim pemotong dikenal juga dengan nama enzim restriksi endonuklease
  • Fungsi enzim restriksi endonuklease adalah untuk memotong – motong benang DNA yang panjang menjadi lebih pendek agar dapat disambungkan kembali
Enzim Penyambung
  • Nama lain dari enzim penyambung adalah enzim ligase
  • Enzim ligase berfungsi menyambung untaian – untaian nukleotida
2). Vektor
Mengingat ukuran gen yang sangat kecil, maka memasukkan gen ke dalam sel target harus menggunakan pembawa gen atau vektor sebagai pengangkut gen agar masuk ke dalam sel target.

Baca Juga:

Pengertian dan Peranan Bioteknologi Tehadap Kehidupan Manusia


3). Agen (sel target)
Sel target yang biasa digunakan dalam rekombinasi DNA adalah sel bakteri Escherichia coli.
  • coli sangat mudah diperoleh dan juga mudah dipelihara
  • Agen atau sel target tidak mengandung gen yang membahayakan atau tidak ganas
  • Setiap 20 menit sekali akan membelah diri, sehingga dapat diperoleh keturunan dengan jumlah besar dalam waktu yang singkat. Hal ini juga menandakan bahwa produknya juga akan dapat dihasilkan dalam jumlah banyak dengan waktu yang singkat pula.

Penelusuran yang terkait dengan Pengertian dan Definisi DNA Rekombinan
  • contoh dna rekombinan
  • contoh pangan yang dihasilkan dengan dna rekombinan
  • tahapan dna rekombinan
  • dna rekombinan pdf
  • makalah dna rekombinan
  • dna cloning adalah
  • langkah langkah dna rekombinan
  • cara kerja dna rekombinan


EmoticonEmoticon